Habiskan jatah gagalmu secepatnya!

Albert einstein menghabiskan ribuan kegagalan dalam usahanya untuk menuju sebuah sukses. Jamil Azzaini seorang trainer Entertaint telah melewati masa-masa kritis kebangkrutan, ditipu rekak kerja untuk mencapai jalan kesuksesan. Ippo Santosa harus ditinggal rekan bisnisnya dan berjuang seorang diri untuk membangun TK Khalifah dan trainer otak kanan yang cukup terkenal seperti sekarang ini. Om Bob Sadino harus berjualan keliling kampung untuk menjual beberapa Kilogram telur, yang masyarakat sendiri belum familiar dengan komsumsi telur saat itu. Semua ini untuk menuju sebuah tujuan, yaitu kesuksesan.

Setiap orang punya definisi tersendiri dalam kesuksesan, namun dikesempatan ini kesuksan yang saya maksud adalah kesuksesan dalam berwirausaha atau bahasa kerennya adalah Enterpreneur. Semua tidak dihasilkan Instan, semua butuh usaha bahkan berdarah-darah *lebay

Bayangkan jika Einstin berhenti di percobaanya yang ke 999, atau om Jamil kapok berwirausaha karena hutang yang cukup besar melilitnya, atau Ippo santosa berhenti membangun TK khalifah karena ditinggal pemodalnya, atau bahkan om Bob gengsi keliling kampung dengan menjual sesuatu yang belum tau akan laku atau tidak.

Semua memandang saat sudah sampai di kurva kenaikannya, sedikit orang yang memperhatikan bagaimana jatuh bangunnya mereka dalam merintis kesuksesannya.

Pemula yang baru merasakan secuil jatuh bangun usaha yang dilakukan rasanya mau jerit-jerit dan nangis dan muncul perasaan inilah dunia yang sebenarnya. Saya sendiri berusaha selalu menghujamkan hati ini dengan ayat Sesungguhnya ada kemudahan setelah kesulitan( QS Al Insyirah:5) yang disebutkan double di ayat selanjutnya. Menandakan ada sebuah problem dengan minimal 2 Solusi( Berdasarkan pelajaran dari Dr Agus ZA Surabaya).

Lets move ON, kembali bangkit dan kembali mencoba, Usahakan sampai Poool, sampai tak ada lagi daya dan upaya yang bisa dilakukan(Dead:red). Semoga bisa menjadi pembangkit spirit untuk kehidupan ini. Karena Allah itu maha adil, di akan memberi sesuai dengan prasangka dan sebesar apa yang di usahakan hambaNya. Hamasah!!!

Iklan
Pos ini dipublikasikan di gaul ala gw, islamic zone, karir, Manajemen, mind, Pelajaran dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s